Pengaruh Lamanya Kebiasaan Menggunakan Pantyliner Terhadap Kejadian Fluor Albus Patologis

  • Halisa Rahmasari Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia
  • Lisa Yuniati Departemen Kulit Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Alamanda Irwan Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Anna Sari Dewi Departemen Obstetrik dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Dian Amelia Abdi Departemen Kulit Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Pantyliner, Fluor Albus Patologi, Kebiasaan

Abstract

Fluor albus adalah istilah untuk gejala keluarnya cairan dari genitalia seorang wanita yang bukan darah. Penggunaan pantyliner dengan durasi penggunaan yang lama beresiko terjadinya fluor albus patologis. Dampak penggunaan pantyliner yang dipakai setiap hari ternyata justru dapat mengakibatkan infeksi bakteri atau jamur pada daerah kewanitaan. Hal Ini terjadi karena pantyliner membuat daerah kewanitaan menjadi semakin lembab. Terlalu lama menggunakan pantyliner berbahaya bagi kesehatan organ kewanitaan. Pantyliner yang tidak diganti dalam waktu beberapa jam akan lembab dan menjadi media tumbuhnya jamur atau bakteri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lamanya kebiasaan menggunakan pantyliner terhadap kejadian fluor albus patologis pada mahasiswi Angkatan 2017 dan 2018. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini Puposive Sampling. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square.

Published
2022-06-06
Section
Articles