Gangguan Pendengaran Terhadap Kualitas Hidup Lansia

  • Putri Azimah Fauzi Basalamah Universitas Muslim Indonesia
  • Armanto Makmun Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Tenri Sanna Arifuddin Universitas Muslim Indonesia
  • Arhmad Ardhani Pratama Universitas Muslim Indonesia
  • Farah Ekawati Mulyadi Universitas Muslim Indonesia

Abstract

Sejalan dengan bertambahnya usia harapan hidup orang di Indonesia, masalah kesehatan bagi usia lanjut akan semakin bertambah. Salah satu masalah kesehatan usia lanjut adalah gangguan pendengaran. Lansia memiliki beberapa kerentanan dan faktor risiko yang secara umum disebabkan oleh penurunan kondisi fisik, psikologis, dan perubahan perkembangan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya  gangguan pendegaran pada lanjut usia, untuk mengetahui kualitas hidup lanjut usia, untuk mengetahui hubungan gangguan pendengaran dengan kualitas hidup pada lansia, serta untuk mengetahui hubungan karakteristik umur dengan kualitas hidup lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah lansia mengalami gangguan pendengaran pada telinga kanan (57.1%), lebih dari setengah lansia mengalami gangguan pendengaran pada telinga kiri (71.4%), dan lebih dari setengah lansia mengalami gangguan pendengaran unilateral (71.4%). Sebagian besar lansia kualitas hidupnya kurang baik (61.90%). Ada hubungan gangguan pendengaran dengan kualitas hidup lansia (p<0.05).

 

Published
2026-01-13
Section
Articles